DPU Kabupaten Sukabumi Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir dan Longsor di Kecamatan Nyalindung

News, Sukabumi30882 Views

tigasrikandi.com – Sukabumi, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi bersama UPTD PU Wilayah Jampangtengah bergerak cepat melakukan penanganan dampak banjir dan longsor yang melanda Kecamatan Nyalindung pada 28 Desember 2025. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur vital, mulai dari jembatan, saluran irigasi, hingga longsoran tanah yang menutup akses ruas jalan kabupaten.

Banjir dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, sehingga menyebabkan meluapnya aliran air dan memicu longsor di beberapa titik. Akibatnya, aktivitas masyarakat sempat terganggu, terutama dalam hal mobilitas dan akses ekonomi.

Kepala Bagian Tata Usaha UPTD PU Wilayah Jampangtengah, Robi Ferdian, menjelaskan bahwa penanganan darurat langsung dilakukan sejak hari pertama kejadian bencana. Upaya tersebut dilaksanakan bersama UPTD Alat Berat DPU Kabupaten Sukabumi untuk memastikan akses jalan dan infrastruktur penting dapat segera difungsikan kembali.

“Sejak hari pertama kejadian bencana, tepatnya tanggal 28 Desember 2025, kami sudah tanggap dalam penanganan bencana tersebut. Fokus utama kami adalah membuka kembali akses jalan yang tertutup longsoran serta mengamankan infrastruktur yang terdampak,” ujar Robi Ferdian.

Ia menambahkan, dalam penanganan awal, tim di lapangan melakukan pembersihan material longsor yang menutup badan jalan, penanganan sementara pada jembatan yang terdampak, serta pengecekan kondisi saluran irigasi yang rusak akibat terjangan banjir. Langkah ini dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dan risiko lanjutan dapat diminimalkan.

Menurut Robi, penanganan darurat ini bersifat sementara untuk memastikan keselamatan dan kelancaran mobilitas warga. Sementara itu, untuk penanganan jangka panjang, pihaknya akan melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap tingkat kerusakan infrastruktur sebagai dasar perencanaan perbaikan permanen.

“Kami juga melakukan inventarisasi kerusakan sebagai bahan laporan dan usulan penanganan lanjutan. Perbaikan permanen akan dilakukan sesuai dengan kewenangan dan ketersediaan anggaran,” jelasnya.

DPU Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap kondisi darurat guna memberikan respon cepat terhadap bencana alam, khususnya yang berdampak langsung pada infrastruktur publik. Sinergi antar UPTD dan dukungan alat berat dinilai menjadi kunci utama dalam percepatan penanganan di lapangan.

Pihak DPU juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, serta segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan kerusakan infrastruktur yang membahayakan keselamatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *