Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug Tekankan Pentingnya Drainase untuk Ketahanan Jalan

News, Sukabumi25894 Views

tigasrikandi.com – Sukabumi, Kepala UPTD Pekerjaan Umum (PU) Wilayah III Cicurug, Asep Saepuloh, menegaskan bahwa keberadaan dan fungsi drainase jalan memiliki peran yang sangat penting dalam siklus pemeliharaan infrastruktur jalan. Drainase yang berfungsi dengan baik dinilai mampu menjaga ketahanan badan jalan serta mencegah terjadinya kerusakan struktural dalam jangka panjang.

Menurut Asep, salah satu faktor utama penyebab kerusakan jalan adalah air yang tidak tertangani dengan baik. Genangan air yang dibiarkan terlalu lama dapat meresap ke lapisan tanah dasar, sehingga menyebabkan berbagai permasalahan, mulai dari retakan permukaan jalan hingga penurunan badan jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Air harus dialirkan ke saluran pembuang yang tepat. Saluran tersebut bisa berbentuk saluran tanah, tembok, batu kali, maupun beton. Semua itu disesuaikan dengan hasil perhitungan teknis dan kondisi di lapangan,” terang Asep Saepuloh.

Ia menjelaskan, perencanaan drainase tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena harus mempertimbangkan kontur wilayah, volume air, serta daya dukung tanah. Kesalahan dalam perencanaan maupun pelaksanaan drainase berisiko mempercepat kerusakan jalan, meskipun lapisan perkerasan telah dibangun sesuai spesifikasi.

Asep menambahkan, pekerjaan normalisasi dan pembangunan drainase yang saat ini tengah dilaksanakan di wilayah Cidahu merupakan bagian dari upaya strategis UPTD PU Wilayah III Cicurug dalam menjaga kualitas jalan agar tetap layak dan aman digunakan masyarakat.

“Pekerjaan drainase ini bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan bagian penting untuk mempertahankan kekuatan badan jalan. Dengan drainase yang baik, mobilitas masyarakat dapat berjalan lancar dan kondisi jalan tidak mudah rusak,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa normalisasi drainase dilakukan untuk memastikan aliran air tidak terhambat dan kondisi tanah di sekitar badan jalan tetap stabil. Dengan demikian, struktur jalan dapat bertahan lebih lama dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan.

“Normalisasi drainase dilakukan agar kondisi tanah di badan jalan tetap kuat, tidak jenuh air, dan mampu menopang beban lalu lintas. Ini penting agar usia jalan bisa lebih panjang dan manfaatnya dirasakan maksimal oleh masyarakat,” pungkasnya.

UPTD PU Wilayah III Cicurug juga mengimbau masyarakat sekitar untuk turut menjaga fungsi drainase dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting agar upaya pemeliharaan infrastruktur yang dilakukan pemerintah dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *